Jumat, 23 September 2011

Kisah Oknum Supir Taxi Telaga Punggur yang Curang

Beberapa waktu lalu, ibu saya bertandang ke Batam dari Tanjungpinang, qadarullah saya ga bisa jemput dengan motor, mengingat jarak Tiban dan Telaga Punggur +/- 40 KM. Saya menyarankan ibu menggunakan Taxi Resmi yang ada di Pintu Keluar pelabuhan.

Karena sudah terbiasa ibu mengikuti saran saya. Dengan mencarter langsung ke Tiban, biaya 80ribu. Dengan meyakinkan sisupir taxi membukakan pintu masuk, dan segera keluar dari pelabuhan Telaga Punggur. Perjalanan berjalan lancar diawalnya... setelah beberapa menit, si supir memperlambat kendaraan dan menepi ke kiri, mengambil penumpang!!

Ibu saya hanya bisa jengkel sambil memendam kesal. Alhasil masuklah penumpang baru, padahal ibu saya sudah mencarter satu mobil. Akan tetapi tanpa belas kasihan sisupir gak minta izin ke penumpang yang sudah sepakat langsung. Lebih bejat lagi sisupir lebih dahulu menghantar penumpang baru ke Harbourbay di Batu Ampar yang jaraknya ke Tiban +/- 20KM!!

Setelah penumpang turun dan membayar 50ribu kepada supir, sisupir dengan hati berbunga melanjutkan perjalanan mengantarkan ibu saya ke Tiban. Karena BBM menipis sisupir mampir ke SPBU untuk mengisi BBM dengan uang 50ribu dari penumpang gelap yang baru saja diantarkan.
Apakah yang terjadi??

ALLAHU AKBAR!!
Uang 50ribu dari penumpang gelap tadi ternyata robek hilang sebagian!! dan tidak bisa untuk membayar BBM!! dengan kesal sisupir bilang mau ngejar penumpang tadi. Dengan kesal yang sangat ibu saya protes! akhirnya sisupir mengalah mengantarkan ibu saya..

Demikianlah, kecurangan, ketamakan seseorang yang menzhalimi dirinya sendiri... semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah ini...

0 komentar: